September nampaknya menjadi bulan ujian bagi saya dan keluarga. Bulan ini diawali dengan saya yang sakit lanjut ayahnya dan Mika kemudian Tita. Hampir setap hari kami bolak-balik klinik.

Keadaan ini membuat jadwal belajar tidak teratur, emaknya lelah hayati anaknya pun lemah pasca sakit. Jadilah sebagian kegiatan dilakukan di bulan September dan sebagian lain dikejar di bulan Oktober. Syukurnya ini adalah jadwal pribadi jadi lebih fleksibel sesuai keadaan anak dan di rumah.

So, apa saja yang kami pelajari di bulan September? Berikut rangkumannya.

Bahasa: Nama Buah dan Sayur

Disini bunda sediakan mainan sayur-sayuran, lalu Kaka bunda minta mengambil beberapa sayur pilihannya. Kami lafalkan bunyi hurufnya sambil membangun katanya kemudian menuliskannya. Nah kalau lupa saya akan ingatkan lagi menggunakan buku Montessori Letter Work. Buku ini oke banget! Huruf A to Z di dalamnya bertekstur sehingga anak bisa meraba dengan jarinya, juga ada keterangan mengenai bagaimana bunyi huruf tersebut.

Matematika: Mengenalkan Bentuk-bentuk Geometri

Ada tiga bentuk yang dikenalkan yaitu lingkaran, segitiga, dan persegi. Biasanya dulu saya kenalkan sekaligus banyak hahaha entah dia mudeng apa tidak ya mungkin tau namanya tapi entah benar-benar paham atau tidak. Kali ini saya kenalkan satu per satu. Saya kenalkan nama bentuknya dengan menggunakan metal inset yang kami miliki di rumah, menggunakan media pasir untuk menggambar, menggunakan geo board untuk membuat bentuk dengan karet gelang juga menggunakan buku Montessori Shape Work untuk meraba bentuk sambil kita hitung jumlah sisi dan sudutnya. Alhasil dengan belajar pelan-pelan seperti ini dia jauh lebih memahami. Ketika menemukan bentuk yang telah dipelajari di rumah maupun di luar rumah dia selalu excited dan menyebutkan kalau itu bentuknya lingkaran, segitiga maupun persegi.

Lingkaran

Segitiga

Bunda juga berikan kegiatan Constructive Triangle, membuat segitiga dengan potongan segitiga yang lebih kecil. Media yang digunakan adalah DIY Constructive Triangle dengan bahan artfoam, poin yang tidak boleh dilupa adalah garis hitam pada beberapa sisi sebagai koreksi jikalau anak melakukan kesalahan dalam menyusunnya.

Persegi

Setelah mengenalkan tiga bentuk lalu saya review menggunakan puzzle yang ada di rumah, dan benar dia jauh lebih memahami jika dipelajari satu-satu. Dan hingga sekarang selalu memberitahu saya jika menemukan bentuk lingkaran, segitiga dan persegi dimana saja.

Sains: Weather and Seasons

Untuk materi ini kami hanya melakukan dua kegiatan yaitu kegiatan dengan tema winter dan awan. Dengan kegiataan yang sederhana menggunakan tepung terigu, garam dan air lalu dibuat adonan. Saya beri tambahan tepung terigu juga manik-manik kemudian Mika saya ajak untuk membentuk snowman, yes snowman iconnya kalau lagi musim salju hehe.

Buku yang kami baca adalah terbitan Tiga Ananda dengan judul “Salju”. Ilustrasinya sederhana dengan bahasa yang mudah dipahami, kaka dan adik suka dengan seri buku ini, selain salju ada juga judul lainnya yang wajib dikoleksi di rumah! Untuk tema awan saya ajak Mika mengenal tiga nama awan yaitu Kumulus, Kumulonimbus, dan Stratus. Ada sisa artfoam warna biru di rumah jadilah muncul ide untuk membuat awan menggunakan kapas direkatkan pada artfoam. Kegiatan ini disempurnakan dengan kegiatan membaca buku “Bermain Dengan Awan” terbitan Erlangga dan “Awan” terbitan Tiga Ananda.

Geografi: Danau dan Pulau

Dulu pernah mengenalkan bentuk-bentuk daratan dan perairan ke Mika menggunakan kartu yang dibuat dengan cardboard dan kain flanel, namun sayanya terlalu semangat sampai mengenalkan banyak bentuk sekaligus padahal saya sendiri belum tentu paham kalau belajar sekaligus xixixi. Belajar dari situlah saya mencoba mengenalkan dengan kegiatan berbeda dan “tidak sekaligus banyak” hehe. Menggunakan tanah liat dan air berwarna biru, saya buat bentuk danau dan pulau pada dua nampan. Mengajak Mika menuangkan air sembari menjelaskan bahwa danau adalah perairan yang dikelilingi oleh daratan sedangkan pulau adalah daratan yang dikelilingi oleh perairan.

Biologi: Mengenal Bagian Daun

Entah DIY daun yang pernah saya buat dengan kain flanel letaknya dimana, kali ini saya gunakan benda yang nyata yaitu daun mangga. Mika saya biarkan memegang dan meraba, lalu kami identifikasi bersama. Kami juga menggunakan printable dari www.indonesiamontessori.com

Sejak Mika menginjak usia 5 tahun saya lebih banyak memberikan kegiatan yang sifatnya akademis, misal setiap kegiatan apapun saya selalu minta dia menulis agar hand writing skillnya lebih baik.

Practical Life: Meronce dan Menggunakan Sumpit

Kesalahan bundanya adalah membeli perlengkapan meronce (dugaannya) dan ternyata sampai rumah ketika dibuka jeng jeng jeeeeng bukan untuk meronce hahaha. Sebenarnya lebih seperti pernak-pernik untuk membuat gelang, kalung dan cincin. Tetapi syukurnya masih bisa dipilih beberapa untuk digunakan dalam kegiatan meronce. Beginilah penampakannya..

Kemudian kegiatan keterampilan hidup yang lain adalah menggunakan sumpit untuk memindahkan benda. Kalau sumpit yang ini masih bisa dan mudah digunakan Mika karena memang menggunakan sumpit khusus anak-anak.

Sensory: Pattern Block

Saya masukkan ke area sensory karena saya rasa bermain dengan pattern block menggunakan indra peraba dan penglihatan. Sejauh ini dia masih mengikuti pola printable yang sudah tersedia belum membuat kreasi bebas sesuai imajinasinya.

Untuk Pendidikan Agama Islam seperti biasa melanjutkan apa yang sudah dipelajari di sekolah dengan cara murajaah sebelum tidur. Murajaah ini sengaja didisiplinkan semoga sampai ia besar ia tetap rajin murajaah hapalan Quran dan Hadistnya (aamiin) saya pun selalu mengajak dia melafalkan doa baik itu sebelum dan sesudah makan, sebelum dan bangun tidur, doa masuk dan keluar rumah dan lainnya.

Sekian untuk jadwal bulan September 2018, sampai bertemu lagi di Jadwal Belajar Mika, Oktober 2018  ya moms! Doakan saya untuk istiqomah dalam berbagi kebaikan….

%d blogger menyukai ini: