Seputar Sensory Play

by | Apr 28, 2018 | 4 comments

Sensory play sensory play, sering bermain sensory tapi sebenernya paham gak sih maksudnya apa? hahaha. Ini sih pertanyaan untuk saya sendiri, sejauh ini pemahamannya ya sensory play itu permainan menggunakan panca indra anak, entah itu penglihatan (mata) atau peraba (kulit) dan panca indra lainnya.

So, pada kesempatan ini bunda ingin rangkum tentang sensory play, semoga membantu dan lebih membuka wawasan kita bersama ya sehingga gak cuman asal main aja tapi kita juga paham tujuan dan manfaatnya.

Sensory Play berasal dari dua kata yaitu Sense dan Play. Sense berarti panca indra meliputi penglihatan (mata), penciuman (hidung), pendengaran (telinga), peraba (kulit), pengecap (lidah), pergerakan (proprioseptif: otot dan sendi), dan keseimbangan (vestibular: telinga bagian dalam). Sedangkan play berarti bermain. Maka dapat disimpulkan sensory play adalah permainan yang mendorong anak untuk menggunakan satu indranya atau lebih.

Saya senang melihat anak-anak begitu tenang jika sedang bermain sensori. Saling berkomunikasi antara kaka dan adek, bahkan tak jarang saya diberi banyak pertanyaan kenapa begini kenapa begitu. Ternyata dalam proses permainan ini ada banyak manfaat yang baik untuk anak.

4 manfaat utama sensory play yaitu..

  1. Melatih perkembangan otak
  2. Melatih regulasi diri atau menempatkan anak pada level “just right” (siap dan tenang)
  3. Meningkatkan bonding
  4. Membantu perkembangan bahasa, motorik halus dan kasar, kogitif, sosial emosional dan kreativitas

Perkembangan anak bukan karna faktor genetik saja tetapi juga ada faktor stimulus lingkungan. Ketika ada stimulus lingkungan lalu diterima oleh otak anak dan diproses oleh sistem syaraf pusat hingga menghasilkan sensasi, kemudian sensasi ini mendorong indra-indra anak untuk merespon stimulus yang diberikan. Semakin banyak memberikan stimulus maka semakin banyak pengalaman yang didapatkan oleh anak. Disinilah peran orang tua untuk memfasilitasi anak dengan berbagai macam stimulus agar anak mendapatkan banyak pengalaman supaya bank data di otak anak semakin banyak dan beragam. Jadi, tak boleh malas main sensori bareng anak yaaa, hahaha…

Pada saat bermain sensori, anak akan menemukan banyak hal baru dan berimajinasi. Permainan sensori sederhana cukup untuk membuat anak melepas ketegangan dan inilah yang selalu saya rasakan, kaka dan adek begitu tenang dan betah berlama-lama bermain sensori. Well, ada juga hal yang perlu diperhatikan yaaaa yaitu segi keamanannya. Sebaiknya kita ikut terlibat dalam permainan, selain faktor keamanan juga sebagai sarana meningkatkan bonding anak dan orang tua.

Sebagai penutup, jangan lupa untuk memperhatikan beberapa hal berikut ini…

Pastikan kegiatan yang dilakukan dimulai dari kesukaan anak. Kalau saya suka sekali mengajak mereka bermain tepung, tepung dicampur minyak atau diolah menjadi dough. Bahan tepung saja bisa menciptakan banyak kreasi permainan sensori loooh….

Hal lain yang perlu diingat adalah tidak ada unsur paksaan, jika anak tidak tertarik hari ini mungkin esok hari atau lain waktu mau melakukannya. Pun jika bermain tidak perlu kaku, ajak anak berbicara santai atau jadilah pendengar yang baik untuk mereka.

Sekian dulu ya sedikit tentang sensory play, selanjutnya nanti bunda akan share jenis-jenis permainan sensori yang bisa dilakukan anak-anak bersama kita di rumah..

Tentang Penulis

Ratnassaleh

Ibu Rumah Tangga dengan dua anak. Saat ini tengah menjalankan profesi sebagai Home Educator untuk kedua putrinya Mikayla (4) dan Mentari (2).

4 Comments

  1. Kristin

    Terimakasih ilmu dan sharingnya Mom 😀

    Reply
    • Bunda

      Sama sama mom ☺️☺️ semoga bermanfaat 😊😊

      Reply
  2. Reni

    Terimakasih sudah share ilmunya mom…

    Reply
    • Bunda

      Terima kasih kembali mommy ☺️

      Reply

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: